Text
Indonesia Berpeluang Menuju SDM Kelas Dunia: Analisis Komparatif Kebijakan Pengembangan SDM di Iran, Singapura, China dan Vietnam
Kualitas sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu fondasi utama daya saing nasional dalam
menghadapi dinamika geopolitik, geoekonomi, transformasi teknologi, dan perubahan struktur pasar kerja
global. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pengembangan SDM di Iran, Singapura, China, dan
Vietnam serta mengidentifikasi pembelajaran kebijakan yang dapat diadaptasi untuk mempercepat terwujudnya
SDM Indonesia yang berdaya saing global. Penelitian menggunakan pendekatan analisis kebijakan komparatif
yang dipadukan dengan benchmarking dan cross-case synthesis. Data bersumber dari studi literatur dan data
sekunder, termasuk publikasi lembaga internasional, dokumen kebijakan pemerintah, artikel ilmiah, buku, dan
laporan terkait pendidikan, keterampilan, inovasi, industri, dan pembangunan ekonomi. Hasil analisis
menunjukkan bahwa keberhasilan keempat negara tidak ditentukan oleh kondisi awal, luas wilayah, maupun
kelimpahan sumber daya alam, tetapi oleh political will, konsistensi kebijakan, investasi jangka panjang pada
pendidikan dan keterampilan, keterkaitan pendidikan dengan kebutuhan industri, pengembangan talenta, riset
dan inovasi, serta pemanfaatan teknologi digital. Iran menonjolkan kemandirian dan resiliensi teknologi;
Singapura menekankan talenta global dan lifelong learning; China mengintegrasikan pendidikan, riset, inovasi,
dan industrialisasi; sedangkan Vietnam menghubungkan pendidikan vokasi dengan manufaktur dan integrasi
rantai pasok global. Bagi Indonesia, pembelajaran tersebut diarahkan pada reformasi pendidikan, penguatan
pendidikan vokasi dan link and match, manajemen talenta nasional, penguatan riset dan hilirisasi, serta
transformasi kompetensi digital dan AI dalam kerangka tata kelola SDM nasional yang terintegrasi.
No other version available