Administrasi Publik
Analisis Inovasi Pelayanan Jakpreneur dalam Meningkatkan Keterampilan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (Studi Kasus Pada Umkm Di Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, DKI Jakarta)
Indonesia menjadi negara dengan jumlah unit UMKM terbanyak seASEAN, hal ini menjadikan fokus pemerintah terutama Pemerintah DKI
Jakarta sebagai Ibukota Negara Indonesia dengan melakukan upaya
menciptakan kondisi dimana para pelaku usaha memiliki daya saing dan
mandiri melalui inovasi pelayanan Jakpreneur. Upaya tersebut
dilatarbelakangi karena minimnya pengetahuan dan keterampilan para
pelaku usaha dalam mengelola entitas bisnis untuk jangka waktu yang
panjang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis inovasi pelayanan
yang ada pada inovasi pelayanan Jakpreneur, faktor yang menjadi
penghambat dan pendukung inovasi pelayanan Jakpreneur, dan
bagaimana upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan yang muncul.
Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan jenis penelitian
kualitatif dengan menggambarkan secara jelas dan akurat terkait inovasi
pelayanan Jakpreneur khususnya di Kecamatan Tanjung Priok.
Pengumpulan data digunakan teknik observasi dan wawancara
menggunakan Teori Difusi Inovasi oleh Everett M Rogers melalui 5 elemen
yaitu keuntungan relatif, kesesuaian, kerumitan, dapat diuji coba, serta
keterlihatan dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa inovasi
pelayanan Jakpreneur berupa program fasilitasi P1-P7 (Pendaftaran,
Pelatihan, Pendampingan, Pemasaran, Pelaporan Keuangan, dan
Permodalan) ditambah dengan inovasi pelayanan baru berupa klinik IKM,
faktor pendukung dan penghambat berupa kualitas SDM, pengetahuan
anggota Jakprenuer dalam penggunaan teknologi, dan inovasi pelayanan
yang masih sulit dikembangkan seperti permodalan. Ada beberapa upaya
yang dilakukan dalam mengatasi hambatan melalui pergantian pendamping
yang lebih kompeten, memberi bantuan dalam mengoperasikan akun
webstie, dan berupaya untuk memperluas kerjasama dengan berbagai
mitra di bidang permodalan.
No other version available