Text
Penerapan Inovasi Pelayanan Publik Melalui Aplikasi Identifikasi Kependudukan Digital Di Kelurahan Cakung Barat Kota Jakarta Timur
Fenomena rendahnya kualitas pelayanan administrasi
kependudukan di Indonesia yang masih diwarnai oleh prosedur lambat,
birokratis, dan keterbatasan akses mendorong perlunya inovasi digital
seperti Aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) yang
dikembangkan oleh Ditjen Dukcapil, namun implementasinya di
Kelurahan Cakung Barat Kota Jakarta Timur masih menghadapi
berbagai hambatan seperti rendahnya literasi digital, keterbatasan
perangkat dan jaringan internet, minimnya sosialisasi, serta rendahnya
persepsi urgensi masyarakat, sehingga penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis penerapan aplikasi IKD berdasarkan lima atribut inovasi
dari Everett M. Rogers yakni relative advantage, compatibility,
complexity, triability, dan observability serta mengidentifikasi faktorfaktor penghambat dan mengevaluasi upaya aparatur kelurahan dalam
mengatasi hambatan tersebut melalui pendekatan kualitatif dengan
teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi, di mana hasil penelitian
menunjukkan bahwa efektivitas penerapan IKD sangat dipengaruhi oleh
kesiapan infrastruktur digital, kapasitas aparatur, dan partisipasi aktif
masyarakat, serta keberlanjutannya memerlukan penguatan melalui
pendampingan teknis, peningkatan kapasitas SDM, dan intensifikasi
sosialisasi secara merata.
No other version available