Text
Efektivitas Pemungutan Pajak Sarang Burung Walet Dalam Rangka Meningkatkan Penerimaan Pajak Daerah Di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Pandeglang
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemungutan pajak
sarang burung walet dalam rangka meningkatkan penerimaan pajak
daerah di Kabupaten Pandeglang. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengacu pada teori efektivitas
sektor publik menurut James L. Gibson yang mencakup tujuh dimensi:
produktivitas, efisiensi, kepuasan, adaptabilitas, pengembangan,
fleksibilitas, dan pencapaian tujuan organisasi. Data diperoleh melalui
wawancara dengan pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)
Kabupaten Pandeglang, wajib pajak, serta studi dokumentasi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pemungutan pajak sarang
burung walet masih belum tercapai. Hal ini disebabkan oleh beberapa
faktor penghambat, antara lain lemahnya pengawasan, kurangnya data
wajib pajak, keterbatasan sarana prasarana, serta belum optimalnya
strategi komunikasi dan pelayanan publik. Upaya yang telah dilakukan
oleh Bapenda, seperti sosialisasi, koordinasi dengan perangkat desa, dan
pendataan ulang objek pajak, dinilai belum berjalan secara maksimal.
Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan sistem pengawasan
berbasis masyarakat, digitalisasi data wajib pajak, peningkatan sarana
dan pelatihan petugas, serta optimalisasi strategi komunikasi dan
pelayanan berbasis teknologi agar pemungutan pajak sarang burung
walet dapat berjalan lebih efektif dan berkontribusi terhadap peningkatan
Pendapatan Asli Daerah (PAD).
No other version available