Manajemen Komunikasi
Pengaruh Komunikasi Interpesonal Dan Kualitas Pelayanan Satpam Terhadap Kepuasaan Nasabah Di Bank Indonesia
Komunikasi Interpersonal yang berlangsung antara satpam Bank Indonesia
dan pelanggan seperti halnya memberikan pengetahuan tentang sistem
perbankan kepada pelanggan/nasabah, memberikan rekomendasi,
bersikap menghargai dengan memberikan keputusan penuh terhadap
pelanggan, bersikap ramah kepada pelanggan yang datang dan melayani
sepenuh hati. Komunikasi interpersonal satpam dan nasabah kurang
terjaga dengan baik, karena satpam dinilai kurang menghormati para
nasabah, mereka tidak jujur dalam memberikan informasi dan tidak jarang
mengolok – ngolok nasabah. Keterampilan mereka akan sebuah bahasa
juga masih menjadi hambatan dalam berkomunikasi dengan nasabah.
Kualitas pelayanan satpam kurang memuaskan, pelayanan satpam kurang
memuaskan dikarenakan kurang ramah dan terburu-buru, tidak
memberikan senyuman, kurang peka dan lambat dalam merespon keluhan
pelanggan, terkadang juga satpam kurang informatif dalam memberikan
pengetahuan tentang sistem perbankan. Pendekatan dan jenis penelitian
ini dapat diartikan sebagai metode penelitian yang berlandaskan pada
filsafat positif, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu,
pengumpulan data menggunakan instrument penelitian, analisis data
bersifat kuantitatif atau statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis
yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil nilai koefisien determinasi
sederhana X1 dan X2 terhadap Y yaitu r x1 x2y 0,778, dapat diartikan
bahwa secara individual, komunikasi interpersonal dan kualitas pelayanan
mampu mempengaruhi sebesar 77,8% variasi kepuasan nasabah, dan
sisanya sebesar 22,2% dipengaruhi oleh faktor lain.
No other version available